wartakhas.com -Di tengah maraknya tren gaya hidup sehat berbasis herbal, tanaman liar bernama daun krokot (Portulaca oleracea) kembali menarik perhatian masyarakat. Meski sering dianggap sebagai gulma dan tumbuh liar di pekarangan rumah maupun ladang, daun krokot ternyata menyimpan segudang manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.
Menurut sejumlah penelitian, daun krokot merupakan sumber omega-3 nabati yang sangat baik, terutama bagi mereka yang tidak mengonsumsi ikan. Asam lemak ini berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Tak hanya itu, daun yang bentuknya kecil dan tebal ini juga kaya akan vitamin A, C, dan E, serta mineral seperti kalsium, magnesium, dan zat besi. Kandungan antioksidannya dipercaya dapat menangkal radikal bebas, memperlambat proses penuaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
“Daun krokot memiliki potensi besar sebagai obat alami, terutama dalam membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah,” ujar dr. Lestari, seorang herbalis dari Bandar Lampung.
Selain itu, kandungan serat dalam daun krokot juga mendukung sistem pencernaan yang sehat dan membantu mencegah sembelit. Efek antiinflamasi yang dimilikinya membuat tanaman ini sering dimanfaatkan secara tradisional untuk mengobati luka luar, gigitan serangga, dan infeksi ringan.
Masyarakat di sejumlah daerah mulai membudidayakan krokot sebagai tanaman konsumsi, baik untuk dikukus, dijadikan lalapan, atau diolah menjadi jus herbal. Di beberapa pasar tradisional, permintaan daun krokot meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan manfaat tanaman alami.
Dengan segala keunggulan yang dimilikinya, para ahli kesehatan mengimbau agar masyarakat tidak lagi mengabaikan keberadaan daun krokot di lingkungan sekitar. Tanaman ini bisa menjadi solusi alami, murah, dan mudah diakses untuk menjaga kesehatan.
